Pages Navigation Menu

Tiga Delegasi Terbaik UR, Ikuti NUDC 2017

Tiga Delegasi Terbaik UR, Ikuti NUDC 2017

kemahasiswaan.unri.ac.id, Semarang –  Komunikasi secara global diperlukan menggunakan bahasa Inggris sebagai media interaksi antar mahasiswa dalam kancah internasional. Selain itu, Kompetensi dalam berargumen menjadi upaya atau peran mahasiswa sebagai agen perubahan bangsa. Sehingga mahasiswa tidak hanya menguasai bahasa inggris dan wawasan yang luas, namun kompetensi dalam negosiasi dan meyakinkan public harus dikembangkan. Hal tersebut selaras dengan pedoman Kemenristekdikti mengenai NUDC.

National University Debating Championship (NUDC) adalah kejuaraan debat bahasa inggris nasional yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti 10 (sepuluh) tahun terakhir. Bertempat  di Universitas PGRI Semarang, sebanyak 336 orang peserta dari 112 Perguruan Tingi di Indonesia mengikuti ajang perlombaan debat bergengsi yang berlangsung 03-08 September mendatang.

   Ditahun 2017, Universitas Riau  (UR) kembali mengirim 3 (tiga) orang delegasi terbaik untuk mewakili Kopertis X. Tiga orang diantaranya Anju Pritia Dapa (Teknik, 2016), Nova Holan Diva Situmorang (FKIP, 2013), dan Nadiah Wanara (FMIPA, 2016).

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Prof Intan Ahmad pada pembukaan NUDC, menyampaikan kepada peserta yang paling penting adalah aktifitas mahasiswa mempersiapkan kegiatan ini, meyakinkan dosen, mengatur waktu dan berkompetisi dengan baik. “Ability to communicate effectively menjadi kunci penting sekali di era global saat ini” ujarnya.

Intan Ahmad juga berpesan “Dalam debat dilatih mendengar, dan menerima perbedaan pendapat dan bagaimana menyampaikan ide-ide. Jadilah pembelajar sepanjang hayat, tidak sampai hanya lulus di Tingkat akademik saja. Pendidikan adalah public goods, karena pendidikan yang baik tidak saja hanya untuk untuk individu, tetapi mengerti  masalah orang lain dan mencari cara untuk menyelesaikan masalah itu”.

   Hal senada juga menjadi harapan Universitas Riau yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr Syapsan ME,

“Jadikan kelemahan-kelemahan yang ada sebagai pembelajaran dan motivasi untuk menjadi baik kedepannya. Untuk ketiga delegasi Universitas Riau diacara NUDC, berjuanglah sebaik mungkin, mari kita wujudkan dan tingkatkan prestasi-prestasi UR dibidang Kemahasiswaan,” harap Syapsan.

Kompetisi bergengsi debat bahasa inggris tingkat perguruaan tinggi ini akan memperebutkan gelar juara nasional maindraw dan novice masing-masing kategori mempunyai runner-upgrup yang berhasil mendapatkan juara akan mendapatkan hadiah dan pembinaan dan nantinya akan dikirim untuk mewakili Indonesia di kejuaraan Debat Internasional (WUDC) di Meksiko. (dj)