Pages Navigation Menu

Bidikmisi, Generasi Emas Harapan Bangsa

Bidikmisi, Generasi Emas Harapan Bangsa

kemahasiswaan.unri.ac.id – Anda adalah generasi emas harapan bangsa. Mahasiswa bidikmisi menjadi tolak ukur kemajuan bangsa. Dimana visi dari Bidikmisi itu sendiri membidik prestasi membangun bangsa,” hal itu lah yang disampaikan oleh Ir Syaifudin MSi, Ketua Bidikmisi Universitas Riau dalam kegiatan Matrikulasi untuk mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi angkatan 2017, Minggu (5/11) di Aula Rektorat Universitas Riau.

   Ditahun 2017, sebanyak 951 mahasiswa baru angkatan 2017 menerima Beasiswa Bidikmisi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Beasiswa terbagi di 10 Fakultas, diantaranya FKIP sebanyak 254, FEB 111 mahasiswa, FISIP 134 mahasiswa, FMIPA sebanyak 110, Fakutas Teknik 83 mahasiswa, Fakultas Perikanan dan Kelautan 60 mahasiswa, Fakultas Pertanian 107 mahasiswa, Fakultas Hukum 41 mahasiswa, Fakultas Kedokteran 3 mahasiswa, Fakultas Keperawatan 27 dan Alokasi khusus sebanyak 21 mahasiswa.

Dalam kegiatan matrikulasi, mahasiswa diberi pengenalan terkait beasiswa bidikmisi yang disampaikan langsung oleh Ketua sekaligus penanggungjawab Beasiswa Universitas Riau, Ir Syaifudin MSi.

  “Misi yang hendak dicapai dari program Bidikmisi adalah menghidupkan harapan bagi masyarakat tidak mampu. Jadi untuk anda yang tidak mampu jangan takut untuk melanjutkan kuliah dan berprestasi,” tuturnya.

Selain pengenalan program Bidikmisi, mahasiswa juga mendapatkan materi terkait bidang Akademis kampus yang disampaikan oleh Kepala Biro Akademis dan Kemahasiswaan, Azhar Kasymi SH, serta pemberian motivasi perkuliahan dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr Syapsan ME.

“Kami ingin kalian lebih hebat. Rubah pola pikir untuk lebih unggul dari yang lain. Mahasiswa bidikmisi memiliki keunggulan dari mahasiswa-mahasiswa lain, sehingga banggalah kalian menjadi mahasiswa Bidikmisi,” ujar Syapsan.

Seperti lirik Mars Bidikmisi, “Jangan sedih memikirkan susah, ingatlah masa depan ditangan kita. Kemiskinan jangan jadi penghalang, untuk berprestasi meraih cita-cita” Syapsan mengharapkan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang mahasiswa bidikmisi untuk berprestasi. (dj)