Pages Navigation Menu

Menulis Itu Mudah, Selama Ide Kita Kreatif

Menulis Itu Mudah, Selama Ide Kita Kreatif

kemahasiswaan.unri.ac.id –  Ratusan mahasiswa penerima beasiswa tampak memadati Aula Rektorat Universitas Riau (UR), Kamis (26/1) untuk mengikuti Pelatihan Peningkatan Kemampuan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk menarik mahasiswa agar berpartisipasi dalam bidang tulisan ilmiah.

Karena memiliki ide saja tidak cukup, tetapi bagaimana ide tersebut di implematasikan menjadi kreativitas yang bermanfaat.

IMG_1099

Meirani SKom selaku Kasubag Kesra UR menyebutkan kegiatan ini merupakan lanjutan dari peningkatan mutu akademik mahasiswa yang dilaksanakan tanggal 21 dan 26 Februari 2017.

“Pelatihan Peningkatan Kemampuan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa termasuk dalam rangkaian kegiatan peningkatan mutu akademik bagi mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi Bhakti Negeri dan Tamatan SLTA FKIP UR Tahun 2016 dari Pemerintah Provinsi Riau. Diharapkan mahasiswa bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini, karena follow up dari pelatihan ini adalah menulis Karya Tulis Ilmiah,” tuturnya.

Keuntungan menulis selain untuk peningkatan akreditasi Universitas, juga dapat sebagai penyaluran minat dan bakat, meningkatkan karya positif sebagai mahasiswa dan menjadi bagian dari prestasi  untuk diri sendiri jika lolos kancah nasional, hal ini disampaikan oleh Ns Ari Pristiana Dewi MKep, Koordinator PKM UR.

“Mahasiswa Penerima Beasiswa adalah mahasiswa pilihan, hasil seleksi dan memiliki keuntungan dari mahasiswa biasa lainnya. Lalu apa kontribusi dan prestasi kalian untuk kampus Universitas Riau ? Salah satunya adalah menulis. Melalui karya tulis yang tertuang dalam Proposal atau makalah ilmiah,” ujarnya.

Menulis itu mudah selama ide kita kreatif. Karena konsep dasar menulis Karya Tulis Ilmiah adalah kemampuan, keahlian, sikap, tanggung jawab dan kerja sama tim.

IMG_1197

Selain Koordinator PKM, pelatihan juga menghadirkan salah satu Dewan Pakar UR yang concern dibidang Karya Tulis Ilmiah (KTI), Prof. Dr. Almasdi Syahza M.Sc yang memberi tips dalam memilih tema dan judul unggulan dalam KTI.

“Apabila orang tahu apa yang kita lakukan dan tahu cara melakukannya, maka separuh dari pekerjaan itu selesai,” unggap Almasdi, yang juga Ketua LPPM UR.

Tiwi, peserta pelatihan menyebutkan bahwa acara ini sangat diperlukan untuk mahasiswa agar lebih mengerti bagaimana cara membuat proposal dan karya tulis ilmiah yang bagus dan berkualitas.
“Dengan diadakan acara ini mahasiswa bisa mendapatkan ilmu baru mengenai karya tulis ilmiah. Ilmu yang diberikan ini dapat mempermudah kita dalam menyususn proposal nantinya,” tutur mahasiswa penerima Beasiswa Bhakti Negeri ini.

IMG_4775

Follow up dari kegiatan ini, mahasiswa dibimbing dan didampingi langsung oleh dosen-dosen reviewer dari masing-masing fakultas dalam proses pembuatan proposal.  (dj)